"Kekuatan sihir pada kisah adalah sesuatu yang sudah sangat
tua, setua peradaban manusia, dan kekuatan itu masih dan akan terus ada
sepanjang dunia masih ada. Tidak disangsikan lagi, bahwa bagaimanapun juga jiwa
pembaca kisah dan pendengarnya secara sadar ataupun tidak- akan hanyut dan
terbawa pada pentas peristiwa yang dikisahkan. Imajinasinya membuat dirinya
seakan merasakan langsung, kekagumannya pada sosok panutan, maupun penolakannya
pada tokoh yang dibencinya, menelusup ke dalam relung jiwanya. Dan Islam
mengetahui kekuatan fitrah manusia yang terdapat dalam metode kisah ini, dan
menemukan kemampuan kisah dalam menyihir hati manusia, karena itulah ia menjadi
salah satu media dan metode pendidikan dan pembentukan jiwa “.
(Muhammad Quthb, Manhaj At-Tarbiyah Al-Islamiyah )











